Di lantai ini pun jumlah pengunjung yang datang juga bisa dihitung dengan jari. Membuat suasana Pasar Pondok Labu secara keseluruhan sangat sepi meski masih banyak pedagang yang bertahan.

Kondisi sepi pelanggan seperti yang dirasakan oleh salah satu pedagang kosmetik dan produk kecantikan di pasar tersebut, Farid. Di mana menurutnya pasar ini sempat mengalami masa kejayaan pada awal tahun 2000an hingga menjelang 2019 lalu.

"Kondisi pasar ya sudah lumayan parah. Parahnya dari sebelum pandemi sudah terasa. Malah kalau dari waktu pandemi, kita kan disuruh tutup ya, jadi kita kucing-kucingan buka toko, itu masih dapat malah," ujar salah seorang pedagang produk kecantikan, Farid.

"Sekarang sudah terbuka kayak gini, malah nggak ada yang datang sama sekali. Lihat saja ini dari tadi nggak ada yang lewat, paling cuma pedagang-pedagang lain yang lewat untuk ke belakang," jelas Farid lagi yang membuka kios di bagian dalam lantai dasar pasar.

Sebagai perbandingan, dulu saat kondisi pasar masih ramai pengunjung ia mengaku bisa membawa pulang omzet setidaknya Rp 5 juta per hari. Namun dengan kondisi pasar saat ini, dalam satu hari dirinya belum tentu bisa mengumpulkan omzet hingga Rp 1 juta alias sudah anjlok hingga 80% atau lebih.