NADIKABAR.COM — Pemerintah mendorong pembaruan mesin dan penerapan teknologi terkini untuk memperkuat daya saing industri tekstil nasional.
Upaya tersebut menjadi salah satu perhatian dalam rencana pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) tekstil yang saat ini masih dikoordinasikan bersama Danantara.
Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji di Denpasar, Bali, Sabtu, mengatakan koordinasi antara Danantara dan Kementerian Perindustrian masih berlangsung.
Namun, Sarmuji belum dapat menyampaikan langkah lebih terinci karena prosesnya masih berjalan.
“BUMN tekstil lagi kita koordinasikan antara Danantara dengan Kementerian Perindustrian. Langkahnya belum bisa diceritakan sekarang karena prosesnya masih terus berlanjut, tapi kita akan fokus untuk memperkuat industri pertekstilan,” kata Sarmuji saat meninjau Balai Diklat Industri Denpasar, Bali, Sabtu.
Menurut dia, salah satu persoalan penting yang perlu diperhatikan dalam penguatan industri tekstil adalah pembaruan mesin dan peralatan produksi.