NADIKABAR.COM — Badan Pangan Nasional mengatakan sampai 21 Agustus 2026, pemerintah telah menggelontorkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) 1,65 juta ton untuk menekan kenaikan harga, meningkat 20,43% dibandingkan total kucuran CBP Januari-Agustus 2023 yang di angka 1,37 juta ton. Langkah itu disebut berhasil mengendalikan inflasi beras secara tahunan maupun bulanan sampai Juli 2026.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) inflasi beras secara tahunan mengalami penstabilan dari 3,98% ke 3,10%. Sementara inflasi beras secara bulanan masih cukup rendah di level 0,49%.

"Kita bisa mengerem perkembangan harga beras dengan 2 instrumen. Bulog segera cepat masif melakukan SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) terutama di pasar-pasar. Masifkan di pasar," jelas Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa dalam keterangannya, Sabtu (22/8/2026).