Total stok CBP yang dikuasai Bulog sampai 21 Agustus 2026 ini lebih kokoh dengan torehan 5,17 juta ton. Ini jauh melampaui hingga 291,66% dibandingkan kondisi stok CBP pada Agustus 2023 silam yang kala itu masih berada di 1,32 juta ton.
Ada pula realisasi program bantuan pangan tahap pertama 662,86 ribu ton dan bantuan pangan tahap kedua yang telah mulai berjalan di 32,25 ribu ton. Terakhir, penyaluran bantuan bencana dan keadaan darurat 11,39 ribu ton dan golongan anggaran 53,68 ribu ton.
"Nah yang kedua, sejauh mana bantuan pangan yang ditugaskan kepada Bulog untuk alokasi 3 bulan, karena kedua instrumen ini kalau dilakukan dengan tepat waktu, tentu IPH (Indeks Perkembangan Harga) dapat terkendali sebenarnya," tambah Ketut.