Tidak hanya itu, Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia juga melanjutkan fase ekspansi yang signifikan, dari level 52 pada bulan September meningkat menjadi 54 pada bulan Oktober 2026.

"Kinerja positif perekonomian juga didukung oleh beberapa indikator ekonomi, antara lain penjualan mobil dan motor yang tumbuh tinggi masing-masing 28,1% year-on-year dan 15,4% di bulan September, dan PMI manufaktur yang melanjutkan ekspansi dari 52 di bulan September menjadi 54 di bulan Oktober ini," papar Suahasil.

Untuk mempertahankan momentum pertumbuhan di tengah berbagai tekanan eksternal, pemerintah bersama dengan anggota KSSK lainnya yakni Bank Indonesia, OJK, dan LPS hingga Danantara selaku pengelola BUMN akan berkomitmen untuk terus memperkuat bauran kebijakan.

"Untuk mempertahankan momentum pertumbuhan, penguatan sinergi kebijakan pemerintah dan BI, serta kolaborasi pemerintah dan danantara melalui pendekatan whole-of-the-state terus diperkuat untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan bernilai tambah tinggi," pungkas Suahasil.