Persoalan inflasi tentunya jangan dilupakan, apalagi karakteristik inflasi di Indonesia cenderung berbeda dengan negara lain, yaitu memiliki karakter sebagai cost-push inflation atau inflasi yang didorong oleh faktor biaya atau suplai.
"Jadi, bukan inflasi yang banyak dipengaruhi oleh faktor-faktor yang berasal dari demand. Artinya apa? Pengendalian inflasi itu bisa dilakukan dengan mendorong supply. Jadi mungkin teman-teman akan berpikir daya beli bagus tapi ternyata inflasinya cost-push, itu karena walaupun daya beli bagus, tapi supply-nya tidak cukup, ya otomatis akhirnya terjadi inflasi," ujar Dradjad.
Turut hadir pada kesempatan ini yaitu di antaranya Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian Edi Prio Pambudi.
Kemudian, Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud, Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS Pudji Ismartini, Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Nashrul Wajdi.
Selanjutnya, Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian M. Saipullah, dan Direktur Analisis Statistik dan Neraca Satelit BPS Etjih Tasriah.