"Tambak dan kolam dengan luas sekitar 5.800 hektare telah kembali beroperasi di 27 kabupaten/kota, dengan rincian 5.707 hektare di 8 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, 73,67 hektare di Provinsi Sumatera Utara, dan 33,29 hektare di Provinsi Sumatera Barat. Untuk keramba jaring apung, 80 unit di Sumatera Barat telah kembali beroperasi melalui dana ABT. Keramba terdampak di Aceh dan Sumatera Utara akan segera kami pulihkan menggunakan anggaran khusus ini," ujarnya.
Dia mengatakan pemulihan infrastruktur pelabuhan perikanan juga terus dilakukan. Menurutnya, rehabilitasi Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga sedang dalam tahap konstruksi dan ditargetkan selesai pertengahan November 2026.
"Di Aceh, 11 pelabuhan perikanan daerah, antara lain PPI Lampulo, PPI Lambada, dan PPI Pusong, sedang disusun Detail Engineering Design (DED)-nya menggunakan dana ABT, dengan target konstruksi dimulai pada tahun 2027," ujarnya.