NADIKABAR.COM — Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono memaparkan progres pemulihan tambak dan kolam yang terdampak bencana Sumatera. Dia mengatakan ada 5.800 hektare tambak dan kolam yang sudah dipulihkan.

Hal itu disampaikan Trenggono dalam rapat dengan para Kepala Daerah Aceh, Sumut, dan Sumbar di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2026). Rapat itu juga dihadiri Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dan Dirjen Kementerian PKP, Teddy Paul Siagian.

Trenggono awalnya menjelaskan bencana banjir dan longsor yang menghantam tiga provinsi di Sumatera pada akhir 2025 lalu menyebabkan 33.000 pelaku usaha perikanan dan kelautan terdampak. Di antaranya 1.974 nelayan, 25.386 pembudidaya ikan, 375 unit pengolahan ikan, dan 1.450 petambak garam.

"Kerusakan juga mencakup 41.799 unit sarana penangkapan ikan, 35.751 hektare tambak atau kolam beserta prasarana pendukung, 1.475 unit keramba, serta kawasan tambak garam di Provinsi Aceh," ujarnya.