Sementara itu, CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan mengakui industri tekstil membutuhkan kebijakan yang komprehensif. Salah satunya, membuka kembali permodalan dari perbankan.

Rosan tidak memungkiri sebelumnya sektor perbankan sempat melabeli industri tersebut sebagai sunset industry.

Namun, cap tersebut kini dihapus agar bank-bank nasional, termasuk Himpunan Bank Negara (Himbara) atau Bank BUMN, mau kembali menggelontorkan pembiayaan, terutama untuk peremajaan mesin-mesin pabrik yang sudah tua.