Sebagaimana diketahui, beras fortifikasi di Banyuwangi dikembangkan oleh Pandawa Agri Indonesia (PAI) berkolaborasi dengan banyak pihak. PAI adalah perusahaan berbasis di Banyuwangi yang bergerak dalam pengembangan inovasi dan teknologi pertanian ramah lingkungan.
Budidaya padi biofortifikasi ini menerapkan prinsip Low Carbon Agriculture atau pertanian rendah emisi. Melalui pendekatan tersebut, proses produksi diarahkan agar lebih ramah lingkungan sekaligus menghasilkan beras dengan kandungan gizi yang mendukung upaya pencegahan stunting.
Pendampingan kepada petani dilakukan melalui pendekatan Teknologi Pendampingan PAI (PPAI) yang mencakup intervensi pada 10 tahapan budidaya padi. Pendekatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas, mengoptimalkan penggunaan sarana produksi, serta memperkuat ketahanan pertanian terhadap perubahan iklim.
Sebagai informasi, pertemuan tersebut turut dihadiri perwakilan organisasi petani nasional Malaysia, National Farmers Organization (NAFAS), CEO Pandawa Agri Indonesia Kukuh Roxa Putra.