Untuk menjaga stabilitas harga pakan, pemerintah juga mematok harga impor soybean meal (SBM) melalui ID Food maksimal di angka Rp 8.630 per kilogram (kg) agar tidak memberatkan peternak. Menurut Amran, harga SBM di pengusaha justru lebih mahal hingga mencapai Rp 12.000/kg. Untuk itu, pemerintah mengatur agar impor SBM dialihkan ke BUMN Pangan demi harga terkendali.
"Kita subsidi sampai Desember, kami alihkan anggaran Rp 300 miliar untuk 300.000 hektare. Tahun depan, kami berikan lagi Rp 300 miliar, berarti Rp 600 miliar. Kelengkapannya traktor 100, dryer 100, pompa juga 100, kami berikan hari ini. Jadi kurang lebih anggaran dengan tahun depan mungkin Rp 1 triliunan," imbuh Amran.