NADIKABAR.COM — Sejumlah emiten yang terafiliasi Salim Group dan Sinar Mas buka suara soal pertemuan petingginya dengan pemerintah Singapura beberapa waktu lalu. Pihak Sinar Mas sendiri diwakili oleh Asia Pulp & Paper Company (APP), sedangkan Salim Group diwakili oleh Indofood Agri Resources.
Lantas apa yang dibahas dalam pertemuan tersebut?
Mengutip Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), terdapat lima konglomerasi Sinar Mas melakukan klarifikasi. Perusahaan tersebut adalah PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills (PIDL), PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry (LPPI), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), dan PT OKI Pulp & Paper Mills (OPPM).
Kelima perusahaan tersebut diketahui anak usaha dari APP, yang dalam pertemuan tersebut diwakili oleh Franky Oesman Widjaja. Kelima perusahaan tersebut kompak mengaku tidak menjadi subjek dalam pembahasan pertemuan Franky dengan otoritas Singapura.
"Perseroan menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang tersedia pada Perseroan, Perseroan dan entitas anak Perseroan tidak menjadi subjek pembahasan, permintaan informasi, pemanggilan maupun penelusuran fakta yang dilakukan oleh Pemerintah Singapura sebagaimana dimaksud dalam pemberitaan terkait peristiwa peristiwa kebakaran hutan dan lahan tersebut," tulis manajemen OPPM dikutip dari Keterbukaan Informasi, Selasa (3/11/2026).