Selain memperluas jaringan fiber optik, pemerintah juga menargetkan peningkatan adopsi teknologi 5G dalam tiga hingga lima tahun mendatang.

"Penguatan infrastruktur menjadi yang pertama dan paling penting. Kita akan meningkatkan adopsi teknologi 5G yang saat ini masih di bawah 10 persen, dengan target mendekati 30 hingga 40 persen dalam tiga sampai lima tahun ke depan," ujar Nezar.

Melalui perluasan jaringan fiber optik hingga rumah tangga dan peningkatan kualitas konektivitas seluler, Komdigi berupaya memastikan infrastruktur digital nasional semakin inklusif.

Dengan demikian, akses internet berkualitas dan terjangkau diharapkan dapat dinikmati lebih banyak masyarakat sekaligus memperkuat partisipasi keluarga Indonesia dalam ekonomi digital.