NADIKABAR.COM β Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, kembali menggelar Pemilihan OSIS (Pemilos) Serentak 2026 berbasis pemungutan suara elektronik sebagai sarana pendidikan politik bagi pemilih pemula.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kulon Progo Pratiwi Ngasaratun di Kulon Progo, Kamis, mengatakan Pemilos menjadi sarana pendidikan politik dan praktik demokrasi langsung bagi pelajar.
βHal ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi Pancasila, memberikan pembelajaran mengenai tahapan pemilihan umum, serta menjadi media pendidikan politik bagi para calon pemilih pemula,β kata Pratiwi.
Ia mengatakan Pemilos berbasis pemungutan suara elektronik tahun 2026 diikuti 90 sekolah tingkat SMP hingga SMA sederajat dengan total 29.493 siswa yang memiliki hak suara.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan pelaksanaan 2025 yang diikuti 81 sekolah dengan 25.956 siswa. Pemungutan suara dilaksanakan serentak pukul 08.00 hingga 13.00 WIB di sekolah peserta.
Pemilos diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kulon Progo sebagai koordinator lintas sektor dengan melibatkan KPU Kabupaten Kulon Progo, Bawaslu, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga, Balai Pendidikan Menengah, serta Kanwil Kementerian Agama.
βJadi, yang hari ini menjadi panitia maupun pemilih, insyaallah nanti pada 2029 tentu sudah akan menjadi pemilih pemula,β ujar Pratiwi saat membuka Pemilos serentak di SMA Negeri 2 Wates, Kulon Progo.
Pratiwi mengatakan peningkatan jumlah peserta menunjukkan partisipasi dalam Pemilos juga berkembang, baik dari jumlah sekolah maupun daftar pemilih tetap (DPT).
Sebanyak 90 sekolah yang mengikuti Pemilos tahun ini terdiri atas 45 SMP, 23 SMA/SMK, serta 22 MTs/MA.