NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, mengalokasikan Rp334 miliar untuk pembangunan dan perbaikan daerah irigasi guna menjaga produktivitas pertanian dan mendukung swasembada pangan di tengah peningkatan target produksi padi pada 2026.
Bupati Bandung Dadang Supriatna di Bandung, Selasa, mengatakan anggaran tersebut telah disetujui dari total usulan Rp947 miliar untuk memperkuat infrastruktur pertanian, terutama sarana pengairan yang dibutuhkan petani untuk menunjang kegiatan produksi.
"Alokasi dana Rp334 miliar tersebut sudah disetujui sebagai bentuk pemerintah wajib hadir untuk mendorong kesejahteraan dan memastikan kebutuhan pertanian seperti sarana irigasi dapat terpenuhi," ujarnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, produksi padi Kabupaten Bandung pada 2025 mencapai 353.307 ton gabah kering giling (GKG), dengan produksi beras sebesar 204.028 ton, yang menjadi dasar penting dalam menjaga kesinambungan pasokan pangan daerah.
Pada 2026, produksi padi Kabupaten Bandung diproyeksikan meningkat menjadi 480.000 hingga 520.000 ton dari luas tanam sekitar 60.000 hektare, dengan produktivitas rata-rata diperkirakan mencapai delapan ton GKG per hektare.
Untuk mendukung target tersebut, pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga pasokan air bagi lahan pertanian, sehingga kegiatan budidaya dapat berlangsung lebih optimal dan risiko gangguan produksi akibat keterbatasan pengairan dapat ditekan.
Dadang mengatakan dukungan infrastruktur pertanian perlu berjalan seiring dengan perlindungan lahan produktif agar peningkatan produksi tidak terhambat oleh berkurangnya area persawahan akibat alih fungsi lahan.
Pemkab Bandung juga mengawal penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dan Lahan Baku Sawah (LBS) seluas 22.000 hektare sebagai langkah mempertahankan kawasan pertanian dan menjaga keberlanjutan produksi pangan daerah.
Melalui alokasi anggaran irigasi, peningkatan produktivitas, dan perlindungan lahan pertanian, Pemkab Bandung berupaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung kesejahteraan petani di tengah target peningkatan produksi padi pada 2026.