Pihaknya melalui sistem itu menargetkan mampu memangkas waktu respons terhadap persoalan harga dan ketersediaan barang secara signifikan. Jika sebelumnya memakan waktu berkisar enam hari, sistem tersebut dapat memberikan respons hanya dalam dua hari.

"Kecepatan ini penting karena pemerintah harus bisa melakukan intervensi pasar secepat mungkin ketika ada indikasi gangguan terhadap harga atau ketersediaan barang pokok," katanya.

Sistem tersebut juga diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai pedoman informasi harga secara terkini serta lebih akurat. Ketersediaan informasi resmi turut membantu mengurangi penyebaran informasi tidak benar sekaligus mencegah kepanikan ketika terjadi isu kenaikan harga maupun kelangkaan barang.

Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi juga tengah mengupayakan agar modul pemantauan harga dapat tersedia melalui aplikasi Play Store sehingga masyarakat dapat memperoleh akses informasi harga dengan lebih mudah melalui perangkat seluler.

"Harapannya, masyarakat semakin mudah mendapatkan informasi harga yang resmi dan terkini. Kita ingin sistem ini benar-benar memberikan manfaat dan menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga," kata dia.