​Melalui SOPIKAN, informasi mengenai potensi pertanian dan perikanan di Sleman diharapkan lebih mudah diakses oleh para pemangku kepentingan.

​"Kehadiran sistem informasi ini diharapkan dapat membantu mempertemukan potensi produksi dengan kebutuhan pasar, memperkuat komunikasi antara produsen dan calon pembeli, serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas bagi para pelaku usaha," kata Harda.

​Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman Liem Astuti menjelaskan peringatan HPS menjadi momentum menegaskan perlunya transformasi sistem pertanian pangan secara menyeluruh, mulai dari pola tanam, pengolahan, hingga konsumsi.

​"Tujuannya menciptakan sistem pangan yang efisien, inklusif, tangguh, dan berkelanjutan, sekaligus menegaskan bahwa pangan merupakan hak dasar manusia yang menentukan kualitas generasi penerus," tutur Liem.