​Ia menambahkan, Pemkab Sleman telah melakukan berbagai aksi lokal, seperti penanaman padi dengan sistem PMHAS hingga inovasi pengolahan produk lokal di tingkat rumah tangga guna meningkatkan nilai ekonomi.

"Langkah ini membuktikan pangan di Sleman saat ini dalam kondisi stabil, aksesibilitas mudah, harga terkendali, serta distribusi berjalan optimal," kata Liem.

​Dalam acara tersebut, Bupati Sleman menyerahkan secara simbolis sejumlah bantuan dan apresiasi, di antaranya 29 unit hand sprayer electric kepada Kelompok Wanita Tani (KWT), satu paket alat pengolahan kopi kepada Kelompok Tani Dadi Makmur, serta bantuan paket mulsa, bibit, dan pupuk bagi kelompok tani berprestasi.

Selain itu, diserahkan pula penghargaan bagi pemenang lomba evaluasi medik/paramedik veteriner serta bantuan bagi 20 Pos Penyuluhan Kalurahan (Posluhkal).