Berdasarkan informasi yang ia terima, masih ada tiga titik api yang saat ini sedang berusaha dipadamkam petugas. Farhan pun curiga bahwa tempat ini dijadikan tempat pembuangan sampah oleh orang tak bertanggungjawab.
"Saya curiganya ada transit sampah ilegal dari luar wilayah sini. Kelihatannya, soalnya ini sampahnya bukan puing, ya, sudah bercampur dengan sampah biasa. (Pemiliknya?) Pasti, pasti akan kita mintai pertanggungjawaban," katanya.
"Nah, jadi nanti Dinas Lingkungan Hidup dalam hal ini akan mengumpulkan semua data, dibantu oleh semua dinas, lalu kita akan melaporkannya kepada Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup untuk dilakukan penyelidikan awal," pungkasnya.