Rai Budi berharap Pemprov Bali berani menaikkan UMP jauh lebih tinggi ketimbang kenaikan sebelumnya. "Perlu keberanian Pak Gubernur menaikkan (UMP) yang lompatannya tinggi. Jangan, yang penting ada kenaikan hanya Rp 60 ribu," katanya.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), I Nyoman Parta, mengatakan UMP Bali masih rendah dibandingkan wilayah lain di Indonesia. UMK Badung yang paling besar di Bali masih kalah dengan Medan dan Makassar.
"Jangan lebih rendah dari Medan. Jangan lebih rendah dari Makassar. Medan sudah Rp 4,2 juta, Badung pun masih kalah," kata Parta.
Parta mengatakan kenaikan UMP secara nasional berdasarkan KHL telah diputuskan Mahkamah Konstitusi (MK). Namun, undang-undang (UU) implementasi soal putusan MK itu belum disahkan.
Meski begitu, waktu pengumuman kenaikan UMP tinggal sebulan lagi. Dia berharap Gubernur Bali menetap kenaikan UMP yang lebih adil untuk pekerja di Bali.
"Tapi kebutuhan kenaikan UMP itu harus diputuskan bulan November ini, untuk 2027. Jadi, kami dukung kalau gubernur mengambil keputusan lebih adil menyangkut tentang upah Bali," terang Parta.