Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Jawa Tengah pada 2025 mencapai 97,58, meningkat dari 96,25 pada 2024, dan Jateng meraih Peringkat II Championship P2DD 2025. Implementasinya sudah masuk ke berbagai layanan masyarakat, antara lain melalui pengembangan New Sakpole dengan berbagai kanal pembayaran seperti virtual account bank/agregator, QRIS, transfer antarbank, dan Laku Pandai Bank Jateng. Transaksi Samsat Budiman juga terus meningkat pada periode 2022-2025.

Fondasi digital tersebut terus diperluas. Bank Jateng mendukung melalui Smart Billing berbasis QRIS, Billing Center, dashboard monitoring, pendampingan roadmap, FGD bersama pemerintah daerah, serta perluasan kanal pembayaran.

Luthfi mengatakan pengendalian inflasi dan digitalisasi daerah sebagai dua hal yang saling melengkapi dalam memperkuat ekonomi daerah.

Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan pemerintah daerah memegang peranan penting dalam pembangunan ekonomi daerah dan ekonomi nasional. Baik dalam sistem pengendalian inflasi maupun digitalisasi dan tata kelola ekonomi daerah.

Sebagai informasi, acara tersebut turut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, Ketua Dewan Komisioner Friderica Widyasari Dewi, serta perwakilan dari kementerian/lembaga lainnya dan gubernur atau wakil gubernur beserta bupati dan wali kota.