Ruas jalan itu berbatasan langsung dengan lereng curam dan memiliki ruang lalu lintas terbatas. Karena itu, pekerjaan perlu disertai penguatan tanah penopang badan jalan, penataan drainase, pemasangan pembatas pengaman dan rambu, serta pengaturan arus kendaraan selama konstruksi berlangsung.
Pelaksana pekerjaan didorong menyusun target mingguan, menjaga pasokan material dan tenaga kerja, serta menyesuaikan jadwal dengan kondisi musim penghujan. Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat akan memantau progres secara berkala dan menyampaikan kendala yang membutuhkan dukungan pemerintah pusat melalui Satgas PRR.
"Perbaikan sawah perlu segera dilakukan sehingga petani dapat kembali bercocok tanam. Perbaikan Jalan Salak-Kuta Liang sedang berlangsung dan memerlukan pengawasan terhadap mutu konstruksi, kestabilan sisi jalan, drainase, serta keselamatan lalu lintas," tutup Fadjar.