Nelayan desa menangkap ikan tersebut dan membawanya ke darat dengan bantuan warga sekitar. Setelah berita ikan raksasa ini menyebar, petugas perikanan dan ahli konservasi berencana membiarkannya tetap hidup dan memindahkannya agar bisa dilepasliarkan.

Pejabat berharap ikan tersebut dapat dilepaskan, tapi mati sebelum sempat dikembalikan ke sungai. Mengikuti kebiasaan setempat, penduduk desa memotong dan menjual dagingnya untuk dimakan.

Lele raksasa Mekong termasuk dalam jajaran ikan air tawar terbesar dunia, tapi umumnya tak pernah mencapai rekor tahun 2005. Dalam kondisi sehat, ikan dewasa dapat tumbuh hingga sekitar 3 meter dan berat lebih dari 272 kilogram, meskipun raksasa sebesar itu kini sangatlah langka.

Banyak individu besar beratnya berkisar 150 hingga 200 kilogram, yang sudah jauh melampaui kebanyakan ikan sungai. Tubuhnya mulus dan pucat, kepala lebar, serta ekor yang kuat.

Meski sangat besar, lele raksasa Mekong dewasa bukan predator. Mereka kehilangan gigi saat dewasa dan terutama memakan alga, detritus (serpihan sisa organisme), dan materi tumbuhan lainnya.