BNBR juga mencatatkan EBITDA positif di kuartal III-2026 senilai Rp 810,25 miliar. Angka ini naik Rp 709,96 miliar atau 707,86% jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yakni sebesar Rp 100,29 miliar.

"Alhamdulillah, Perseroan terus bertumbuh di tengah kondisi ekonomi dan geopolitik global saat ini yang diwarnai oleh pertumbuhan yang melambat, tekanan inflasi, serta ketegangan di berbagai kawasan. Hal ini merupakan buah dari strategi, resiliensi, adaptabilitas, serta kerja keras seluruh tim," ujar Anindya yang menjabat sebagai Direktur Utama & CEO BNBR dalam keterangan resminya, Sabtu (31/10/2026).

Pria yang juga kerap disapa Anin ini menjelaskan lonjakan pendapatan bersih BNBR ditopang oleh kinerja positif dari sejumlah unit usaha utamanya, antara lain kenaikan pendapatan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk atau VKTR Group yang naik Rp 348,09 miliar (48,6%), PT Bakrie Metal Industries atau BMI Group yang naik Rp 434,65 miliar (26,1%) dan PT Bakrie Indo Infrastructure atau BIIN Group yang naik Rp 678,87miliar (248,3%).