NADIKABAR.COM — Pengacara Petrus Balla Pattyona mengungkap hasil autopsi Bharatu Laurentius Valdo Fernandez (LVL), korban tewas tertembak rekan sesama polisi, Bharada AR di Markas Polairud Pondok Cabe, Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Hasil autopsi mengungkap ada 4 peluru bersarang di kepala korban.
"Ada empat peluru di dalam kepala korban. Kebetulan saat autopsi, memang tim dari Rumah Sakit Kramat Jati yang berbaik hati bisa memberikan penjelasan bahwa di dalam kepala almarhum ada empat proyektilnya," kata Petrus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (19/10/2026).
Petrus mengungkap kondisi korban tewas mengenaskan. Selain luka tembak, Petrus menyebut korban juga mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian leher.
"Jadi di kepala itu, maaf ya, terbelah. Ya, ada foto-fotonya, ya terbelah. Kemudian ada sabetan di leher sini, kemudian ada di lengan," kata Petrus.
Petrus mencurigai pelaku tidak melakukan aksinya sendiri. Dia mencurigai pelaku bisa bersamaan memegang senjata laras panjang dan sajam.