Nasional
HALAMAN 1 DARI 3
Pengalaman hidup dapat ringankan dampak trauma pada otak yang menua
Sebuah studi di Australia menemukan bahwa mengembangkan cadangan kognitif melalui pengalaman hidup yang kaya dapat mengurangi dampak kognitif dan psikologis secara
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Sabtu, 17 Oktober 2026 pukul 22:05 WIB
• ⏱ 2 menit baca
NADIKABAR.COM — Sebuah studi di Australia menemukan bahwa mengembangkan cadangan kognitif melalui pengalaman hidup yang kaya dapat mengurangi dampak kognitif dan psikologis secara keseluruhan dari pengalaman traumatis di usia lanjut.
Studi yang melibatkan 745 orang dewasa berusia 50 hingga 86 tahun ini meneliti pengaruh peristiwa traumatis terhadap fungsi kognitif.
Menurut pernyataan yang baru-baru ini dirilis oleh Universitas Adelaide di Australia, para peserta menyelesaikan beberapa penilaian untuk mengukur paparan peristiwa traumatis, gejala stres pasca-trauma, dan kinerja kognitif mereka.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.