NADIKABAR.COM β Pengamat Kepolisian dari Institue for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto mengatakan kinerja Polri selama dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka perlu dicermati secara secara proporsional.
βPolri tetap menjalankan fungsi menjaga keamanan, menangani kejahatan, dan mengamankan agenda nasional. Namun, keberhasilan operasional tidak otomatis berarti reformasi kepolisian berhasil,β kata Bambang dikonfirmasi di Jakarta, Senin.
Menurutnya, ukuran utamanya bukan sekedar kuantitas berapa banyak kasus diungkap atau pelaku ditangkap, melainkan kualitas apakah masyarakat memperoleh keadilan, pelayanan yang berkualitas dan rasa aman.
Masih maraknya fenomena tanda pagar (tagar) βno viral no justiceβ adalah indikasi terkait masih jauhnya layanan kepolisian terutama terkait penegakan hukum dari harapan masyarakat.
Bambang menekankan, bahwa keberadaan kanal pengaduan seperti Dumas Presisi maupun Propam Presisi harus dibuktikan efektivitasnya dalam memproses laporan secara profesional tanpa menunggu tekanan media serta memberikan kepastian hukum bagi korban.