Sebelumnya, Kementerian Pariwisata dalam laporan capaian dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran pada 20 Oktober 2026 mencatat kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 15,39 juta pada 2025, meningkat 10,80 persen dibandingkan 2024.

Pertumbuhan tersebut berlanjut hingga Agustus 2026 dengan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 10,58 juta atau tumbuh 5,38 persen secara tahunan.

Sementara itu, perjalanan wisatawan nusantara mencapai 842,15 juta pada Januari–Agustus 2026, meningkat 4,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kementerian Pariwisata juga mencatat lebih dari 6.300 desa wisata terdaftar dalam Jaringan Desa Wisata (Jadesta) hingga September 2026.

Berdasarkan pemantauan terhadap 66 desa wisata, pendapatan desa dari kegiatan pariwisata meningkat 29,62 persen, dari Rp46,05 miliar pada 2024 menjadi Rp59,70 miliar pada 2025.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana juga telah menyampaikan bahwa pengembangan pariwisata selama dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga pada manfaat ekonomi bagi masyarakat dan pemerataan pembangunan antardaerah.