NADIKABAR.COM — Pemerintah menyebut, penjualan mobil hybrid yang naik menunjukkan masyarakat mulai sadar akan kendaraan yang lebih ramah lingkungan. Dilaporkan, penjualan mobil hybrid naik hingga 40 persen.

Pada sektor industri kendaraan penumpang, mobil hybrid menjadi salah satu teknologi dalam proses transisi menuju kendaraan listrik berbasis baterai. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pertumbuhan kendaraan berbasis hybrid pada Semester I 2026 mencapai sekitar 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Perkembangan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan industri otomotif nasional.

"Dengan harga BBM nonsubsidi ikut fluktuasi harga, maka masyarakat juga melihat bahwa penggunaan electric vehicle (EV) itu akan menghemat biaya. Maka di semester satu ini peningkatan pertumbuhan daripada kendaraan yang berbasis pada hybrid itu 40 persen dibandingkan tahun lalu. Jadi ini sebuah angka yang sangat baik, berarti masyarakat sudah ada kesadaran untuk menggunakan tenaga listrik," kata Airlangga dikutip dari siaran persnya, Kamis (27/8/2026).