F-35 Lightning pertama kali keluar dari lini perakitan di Texas sekitar 20 tahun yang lalu dan disambut sebagai lompatan teknologi besar. Sejak itu, lebih dari 1.200 jet siluman ini diproduksi dan 19 negara melakukan pemesanan.

China mungkin setidaknya punya sebagian informasi intelijen terkait jet ini, meski datanya sudah berumur beberapa tahun. Defense Science Board selaku penasihat Pentagon, merilis laporan tahun 2013 yang menuding bahwa serangan siber China meretas data puluhan program Pentagon, termasuk program jet tempur gabungan.

F-35 secara luas diakui sebagai jet tempur terbaik dan paling canggih milik Amerika. Kabarnya, sistem militer Amerika terus diperbarui dan disempurnakan, yang akan menetralisir dampak dari rahasia yang mungkin telah dicuri bertahun-tahun lalu.

Diklasifikasikan sebagai jet tempur generasi kelima, teknologi F-35 punya teknologi siluman serta sistem radar dan sensor canggih. Ia mampu mendeteksi musuh lebih presisi, serta kemampuan jaringan untuk saling terhubung dengan pesawat sekutu maupun pasukan darat selama pertempuran.