Begitu pula karakter berkendara. Akselerasi, pengereman, tingkat kebisingan, respons kemudi dan bantingan suspensi baru dapat dirasakan secara langsung ketika kendaraan dikemudikan.

Diler juga menjadi ruang bagi konsumen untuk memastikan kembali pilihannya sekaligus berkonsultasi mengenai kebutuhan kendaraan, skema pembiayaan dan layanan purnajual.

Fungsi tersebut semakin penting setelah kendaraan berpindah tangan kepada konsumen. Perawatan berkala dan perbaikan masih membutuhkan bengkel fisik, teknisi tersertifikasi, peralatan diagnostik serta ketersediaan suku cadang.

Kedekatan lokasi bengkel turut menjadi pertimbangan karena dapat memengaruhi kemudahan dan waktu yang dibutuhkan pemilik kendaraan ketika melakukan perawatan.

Digitalisasi pada akhirnya lebih tepat dipandang sebagai pelengkap daripada pengganti diler. Salah satu contohnya diterapkan Suzuki Indomobil Sales melalui aplikasi MySuzuki yang memungkinkan pelanggan memesan jadwal servis, memantau status kendaraan, memperoleh pengingat servis, mencari diler terdekat dan membeli suku cadang resmi.