Meski demikian, Moeldoko menekankan pembangunan industri kendaraan listrik tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah ataupun sektor swasta.

Perguruan tinggi, peneliti, dan berbagai sektor terkait perlu bergerak bersama untuk menghasilkan gagasan dan inovasi yang mendukung perkembangan industri.

Menurut dia, kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk memperluas wawasan mengenai masa depan industri kendaraan listrik sekaligus memperkuat kemampuan Indonesia dalam mengambil bagian di dalamnya.

Moeldoko juga menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia, khususnya generasi muda, agar mampu berkontribusi dalam pembangunan industri kendaraan listrik nasional.

Ia berharap momentum peralihan menuju kendaraan listrik dapat dimanfaatkan untuk memperkuat keterlibatan Indonesia dalam industri otomotif masa depan, bukan justru membuat Indonesia terus bergantung pada produk dari luar negeri.