Akibatnya, negara dan bangsa mengalami kerugian karena potensi kekayaan alam tertahan selama puluhan tahun, dan hal inilah yang kemudian ini ditindak lebih jauh. Termasuk ancaman pencabutan izin konsesi tambang yang mangkrak lebih dari dua tahun.

"Mungkin dulu para pengusaha tertentu spekulasi, minta saja konsesi, dia bukan ahli tambang, dia nggak ngerti operasi tambang, tapi dia minta saja, begitu dikasih dia pakai entah untuk spekulasi untuk dimasukin ke bursa-bursa di mana, ujungnya ya kita juga rugi sebagai bangsa," terang Prabowo.