Berdasarkan data BEI, sebanyak 85 persen perusahaan tercatat telah menyampaikan laporan keberlanjutan pada 2025, dan lebih dari 61 perusahaan yang masuk dalam indeks IDX-80 telah menyatakan komitmen net zero emission.
Hingga September 2026, total dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) ESG Fund di Indonesia yang mencakup produk non-pasif, reksa dana indeks, hingga Exchange Traded Fund (ETF) telah menembus Rp5,85 triliun.
Melalui Indonesia ESG Bond Index, BEI mendorong para manajer investasi, lembaga dana pensiun, hingga perusahaan asuransi untuk memanfaatkan acuan ini dalam mengambil keputusan investasi yang terstruktur.
"Tujuan utama bersama saya yakin sama, adalah bagaimana komitmen perusahaan memperoleh dukungan dana dan dana investor dapat disalurkan untuk kegiatan ekonomi yang produktif dan berkelanjutan," kata Iding.