Nama Slamet Uliandi sempat melambung dan mencuri perhatian nasional pada pertengahan 2022 lalu.

Saat menjabat Kadiv TIK Polri, ia diperintahkan langsung oleh Listyo Sigit selaku Kapolri untuk memimpin penjemputan paksa mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo terkait kasus pembunuhan Brigadir J hingga dijebloskan ke Mako Brimob.

Di lingkungan kepolisian, peraih penghargaan Bintang Bhayangkara Pratama (2023) ini akrab disapa dengan julukan 'Kapten Jack'. Julukan tersebut melekat padanya lantaran memiliki postur tubuh yang tinggi besar melebihi rata-rata orang Asia Tenggara, layaknya postur pria Eropa.

Sebelum terseret kasus penyadapan ini dan dimutasi sebagai Pati Bareskrim Polri (Penugasan Luar Struktur) pada 2 Oktober 2026, Slamet telah mengemban deretan jabatan strategis yakni Kabagmon Robinopsnal Bareskrim Polri pada 2011, Karobinopsnal Bareskrim Polri pada 2019, Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri pada 2020, dan Kepala Divisi TIK Polri pada 2021-2026.

Selain penanganan kasus besar Ferdy Sambo, rekam jejak kepemimpinan Slamet di bidang siber juga ditandai dengan penanganan berbagai kasus berprofil tinggi lainnya, seperti pengusutan kasus hukum yang melibatkan Abu Janda hingga Sugi Nur Raharja (Gus Nur).