"Jadi kita bisa membantu masyarakat ketahanan pangan dan juga ketahanan energi," sambungnya.
Sebagai informasi, saat ini Pertamina telah mengembangkan sebanyak 310 Desa Energi Berdikari. Dari total 310 Desa Energi Berdikari yang telah dikembangkan, mayoritas memanfaatkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).
Tercatat sebanyak 274 desa menggunakan PLTS, disusul 25 desa memanfaatkan biogas dan 8 desa menggunakan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH). Selain itu, terdapat dua desa yang mengembangkan biodiesel dan satu desa menggunakan pembangkit listrik hybrid yang menggabungkan tenaga surya (PLTS) dan tenaga angin (PLTB).