AI Dorong Efisiensi dan Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Melalui Pertamina Digital Hub, Pertamina mengoptimalkan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung berbagai kebutuhan bisnis. Teknologi ini digunakan untuk membantu mengolah data dalam jumlah besar sehingga menghasilkan insight dan rekomendasi yang lebih cepat dan akurat.
Melalui analitik data yang canggih, perusahaan dapat menangkap sinyal anomali operasional sejak dini hingga mengoptimalkan pola distribusi energi. Pemrosesan data yang cepat dan akurat ini memberikan gambaran komprehensif yang membantu seluruh lini bisnis bekerja lebih efisien, responsif, dan adaptif terhadap perubahan.
Penerapan AI di Pertamina dilakukan berdasarkan kebutuhan bisnis (business-driven AI), sehingga teknologi yang dikembangkan tidak hanya berorientasi pada inovasi, tetapi juga memberikan manfaat langsung terhadap operasional perusahaan.
Senior Vice President Pertamina Digital Hub, Ignatius Sigit Pratopo mengatakan transformasi digital Pertamina mencakup seluruh rantai nilai energi, mulai dari sektor hulu hingga hilir.
"Transformasi digital kami berjalan di seluruh rantai nilai energi, mulai dari upstream, midstream, hingga downstream untuk oil and gas, serta energi baru dan terbarukan," jelasnya.
Nantinya, pemanfaatan AI tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari analisis operasional, peningkatan efisiensi proses bisnis, melakukan prediksi, mengirimkan sinyal anomali untuk ditindaklanjuti, hingga membantu Perusahaan dalam mengambil keputusan secara lebih presisi.
Integrasi teknologi digital dan AI telah menjadi bagian krusial dalam upaya memperkuat ketahanan energi nasional. Dengan sistem pemantauan dan pengelolaan data yang semakin terintegrasi, Pertamina terus meningkatkan kesiapan dalam menjaga keandalan operasional, memastikan kelancaran pasokan energi, sekaligus mendorong transformasi bisnis yang lebih adaptif.