Manfaat ekonomi serupa juga dirasakan oleh Lia Kartika, warga Sengkol yang dipercaya menjadi koordinator Cleaning Service Waste Management (CSWM) di Pertamina Mandalika International Circuit. Ia menjelaskan, tim kebersihan bertugas menjaga kebersihan ruangan, sedangkan tim pengelolaan sampah menangani kebersihan area lapangan.
Bersama timnya, Lia bekerja selama 12 jam sehari, mulai pukul 07.00 hingga 18.00 WITA. Ia telah beberapa kali terlibat dalam penyelenggaraan acara di sirkuit tersebut setelah sebelumnya menjalani aktivitas sebagai ibu rumah tangga.
"Dampak ekonominya bagus banget. Dampak dari sirkuit ini karena banyak ekonomi terbantu di sini dan makin memperkecil pengangguran warga Lombok," kata Lia.
Bagi Lia, pekerjaan tersebut bukan sekadar kesempatan memperoleh penghasilan, melainkan juga membantu memenuhi kebutuhan keluarga dan mewujudkan sejumlah rencana yang sebelumnya sulit dilakukan. Dari penghasilan yang diperolehnya, ia kini bisa mencicil kendaraan bermotor dan menyisihkan uang untuk membeli emas.
"Yang tadinya enggak bisa sama sekali, sekarang bisa karena sirkuit ini. Sejak beberapa kali ikut bantu-bantu di event saya jadi bisa cicil motor dan menabung beli emas. Alhamdulillah," ujarnya.
Kesempatan kerja di sirkuit juga dirasakan oleh Elyani Sulistianda, warga Praya yang bertugas dalam pengelolaan dan pemilahan sampah. Selama sekitar tujuh hari mengikuti rangkaian kegiatan MotoGP, ia merasakan langsung manfaat kehadiran acara tersebut, terutama bagi masyarakat muda yang membutuhkan pekerjaan.
"Sudah ada banget dampak untuk ekonomi bagi kita, apalagi kita anak-anak muda yang benar-benar butuh pekerjaan," kata Elyani.