Harga minyak sudah naik lagi di atas US$ 100 per barel minggu ini seiring dengan meningkatnya pertempuran di Selat Hormuz dan Laut Merah. AS dan Iran saling melancarkan serangan, sementara Houthi yang didukung Iran menyerang Arab Saudi dan memicu ketegangan di Selat Bab al-Mandab.

Kondisi ini membuat para pedagang memborong banyak minyak mentah untuk bersiap menghadapi gangguan pasokan yang lebih berkepanjangan, secara otomatis membuat harga komoditas energi yang satu ini terkerek.