NADIKABAR.COM — PT Pertamina (Persero) menjajaki peluang kerja sama baru di sektor energi dengan pemerintah dan perusahaan minyak nasional Aljazair. Penjajakan tersebut dilakukan guna memperluas kemitraan energi Indonesia-Aljazair serta mendukung ketahanan energi nasional.
Adapun penjajakan ini dilakukan oleh delegasi PT Pertamina (Persero) bersama Pertamina Hulu Energi (PHE) Subholding Upstream saat melaksanakan kunjungan kerja Zona-15 ke Aljazair pada 20-22 Oktober 2026.
Dalam kunjungan kerja tersebut, delegasi Pertamina bertemu dengan Presiden dan Kepala Komite Manajemen ALNAFT, Abdelkader Cherfaoui, di kantor ALNAFT, Hydra. Pertemuan dengan regulator sektor hidrokarbon Aljazair tersebut membahas keberlanjutan operasi Blok 405A, koordinasi pelaksanaan program kerja, serta peluang pengembangan portofolio Pertamina di Aljazair.
Delegasi juga melakukan pertemuan dengan Menteri Hidrokarbon dan Pertambangan Algeria, Mohamed Arkab, untuk membahas dukungan pemerintah terhadap keberlanjutan kerja sama energi, dinamika pasar energi global, serta peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi kedua negara.
Rangkaian pertemuan dilanjutkan dengan Chairman sekaligus CEO Sonatrach, Nour Eddine Daoudi, di kantor Sonatrach, Hydra. Kedua pihak membahas penguatan kolaborasi di sektor hulu migas, kelancaran pasokan minyak mentah ke Indonesia, serta penjajakan peluang kerja sama baru yang melengkapi kemitraan yang telah berjalan.
Wakil Direktur Utama sekaligus Deputy CEO PT Pertamina (Persero) Oki Muraza, menyampaikan bahwa penguatan hubungan dengan pemerintah, regulator, dan mitra industri menjadi bagian penting dari strategi Pertamina dalam menjaga keberlanjutan investasi dan mengoptimalkan kontribusi aset internasional.
"Pertamina berkomitmen menjaga keberlanjutan operasi Blok 405A sekaligus menjajaki peluang kerja sama baru yang memberikan manfaat bagi kedua negara dan mendukung ketahanan energi Indonesia," ujar Oki dalam keterangan tertulis, Jumat (30/10/2026).
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, delegasi Pertamina juga mendatangi kantor PT Pertamina Algeria EP (PAEP) untuk melihat kinerja operasional, perkembangan kegiatan lapangan, serta tantangan operasi di Aljazair.
PAEP berperan dalam mengelola operasi Blok 405A dan mengoptimalkan potensi produksi aset internasional Pertamina.
"Kehadiran manajemen Pertamina di Algeria memperkuat hubungan kami dengan para mitra dan memberikan semangat bagi seluruh Perwira di lapangan. PIEP bersama PAEP berkomitmen menjaga kinerja operasi Blok 405A agar tetap unggul dan berkelanjutan, serta terus mewujudkan semangat Bring the Barrel Home untuk mendukung ketahanan energi nasional," ujar Direktur Utama PIEP, Syamsu Yudha.