Arya menjelaskan, program tersebut berangkat dari temuan para perwira Pertamina yang bertugas di berbagai daerah, termasuk wilayah pelosok. Dalam menjalankan tugasnya, mereka berinteraksi langsung dengan masyarakat dan melihat berbagai keterbatasan yang dihadapi warga.
Kondisi tersebut kemudian memunculkan gagasan untuk mengembangkan program yang dapat mendorong masyarakat tumbuh bersama Pertamina.
"Keterbatasan-keterbatasan itu menggelitik untuk kami coba bagaimana kita bisa tumbuh bersama. Konsepnya seperti itu, dan alhamdulillah teman-teman perwira Pertamina ini jiwa sosialnya luar biasa," ujarnya.
Dalam program ini, Pertamina melakukannya dengan tiga pendekatan. Pertama, membangun kesadaran masyarakat mengenai potensi energi terbarukan yang tersedia di wilayah mereka yang bisa membuat mereka berdikari.