"Nah kemudian dari situ langkah kedua adalah kita mengajak tokoh-tokoh lokal. Pak Jamal dan teman-teman lainnya untuk bagaimana memanfaatkan energi tadi. Supaya bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Nah sampai di situ. Kita melatih teman-teman bahkan ada yang sudah kita sertifikatkan, sehingga ini menjadi poin ekonomi baru lagi untuk lokal," katanya.
Ketiga, Pertamina mendorong pemanfaatan energi terbarukan agar memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Arya mencontohkan penggunaan tenaga surya dan angin untuk mengoperasikan pendingin sehingga hasil tangkapan ikan nelayan dapat disimpan lebih lama.
"Nah, artinya pada saat nilai ekonomi itu sudah muncul. Maka program ini sustain. Jadi kita tidak pergi dari situ sebelum teman-teman benar-benar bisa berdikari," terangnya.