Bisnis
HALAMAN 3 DARI 3
Pertashop Terancam Tutup, Penjualan Pertamax Anjlok dari 400 Jadi 100 Liter
Himpunan Pertashop Merah Putih Indonesia menyampaikan bisnis penjualan BBM nonsubsidi jenis Pertamax di Pertashop sedang terpuruk. Kondisi ini terjadi karena adanya kenaikan harga
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Selasa, 8 September 2026 pukul 13:07 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Perubahan itu disebut berdampak pada bertambahnya persyaratan yang harus dipenuhi pengusaha Pertashop. Steven membandingkan proses perizinan pada 2023-2024 dengan kondisi saat ini. Menurutnya, ketika itu bentuk usaha yang sama memiliki persyaratan perizinan yang relatif seragam.
"Tapi di tahun 2026 ini, ada perubahan di mana skala usaha itu dari semula menengah rendah menjadi menengah tinggi. Itu mengakibatkan banyaknya tambahan atau berbedanya persyaratan perizinan yang harus kami urus. Ini juga masih terkendala, pimpinan," katanya.
Lihat juga Video: Heboh Petugas Pertashop di Palembang Dianiaya, Diduga Pelaku Dendam
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.