Adapun Golden Agri-Resources Ltd. memberikan pernyataan berbeda dengan mengklaim sejauh ini tidak ada bukti yang menunjukkan kegiatan operasional mereka menjadi penyebab atau berkontribusi terhadap kabut asap tersebut.

Terbaru, NEA pada Senin (19/10) kembali merilis tiga perusahaan lagi yang terindikasi terlibat dalam karhutla yang asapnya diyakini mencapai Singapura.

Menteri Lingkungan Hidup Singapura Grace Fu mengatakan tiga perusahaan baru yang terindikasi oleh Singapura itu berlokasi di Kalimantan. Ia juga mengatakan tujuh perusahaan yang diungkap sebelumnya belum memberikan respons kepada NEA, dilansir dari Channel News Asia (CNA).

Berikut nama-nama perusahaan tersebut: