NADIKABAR.COM — Ambruknya jembatan penghubung hotel Hyatt Regency, Kansas City pada 1981 merupakan tragedi kecelakaan konstruksi yang memilukan. Jembatan ini ambruk saat pesta sedang berlangsung.

Dilansir Majalah Time, tragedi runtuhnya jalan setapak (walkway) di Hotel Hyatt Regency, Kansas City, merupakan salah satu bencana bangunan terburuk dalam sejarah kota tersebut. Kejadian terjadi pada 17 Juli 1981.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat malam, ketika sekitar 1.500 pengunjung berkumpul di atrium lobi hotel berlantai 40 tersebut untuk menghadiri acara dansa mingguan (Tea Dance) yang diiringi musik dari Steve Miller and His Orchestra.

Dua dari tiga lorong gantung interior sepanjang 145 kaki (sekitar 44 meter) runtuh secara mendadak. Bagian tengah lorong di lantai empat tiba-tiba terlepas dan runtuh menimpa lorong lantai dua di bawahnya, lalu keduanya ambruk bersama ke lantai lobi yang penuh kerumunan orang.

Seluruh proses runtuhnya lorong gantung tersebut terjadi sangat cepat, hanya dalam waktu sekitar 15 detik. Runtuhnya struktur beton, baja, dan kabel menimpa pengunjung yang berada di atas lorong maupun yang berada di lantai lobi.

Sebanyak 108 orang tewas di tempat, lebih dari 180 orang luka-luka, dan setidaknya 3 orang meninggal kemudian. Kepanikan makin bertambah akibat air dari pipa yang pecah menggenangi lantai serta terciumnya bau kebocoran gas alam di lobi.

Sekitar 1.000 petugas penyelamat yang terdiri dari polisi, pemadam kebakaran, paramedis, dokter, dan warga bergotong-royong melakukan evakuasi selama 13 jam. Tim penyelamat menggunakan gergaji mesin, pemotong baja, hingga alat berat seperti dua kran konstruksi dan buldoser untuk memindahkan puing-puing beton besar.