NADIKABAR.COM — Pemilik Jaecoo J5 sempat diminta ganti baterai karena pipa pendingin yang rusak. Begini penjelasan lengkap Jaecoo terkait hal itu.

Belum lama ini, pengguna Jaecoo J5 menceritakan permasalahan pada mobil yang dikemudikannya. Mobil tiba-tiba mengeluarkan bunyi dan muncul indikator gambar kura-kura berwarna hijau saat dikemudikan menuju Semarang. Singkat cerita, mobil dibawa ke bengkel Jaecoo Semarang dan diberi info ada komponen yang rusak. Namun dia sempat diminta untuk mengganti baterai dengan harga nyaris Rp 200 juta.

Manajemen Omoda Jaecoo Indonesia kemudian menjelaskan, mereka menemukan pelindung bawah paterai patah sehingga memicu kebocoran cairan pendingin pada sistem manajemen termal baterai. Terbaru, Jaecoo menjelaskan usulan penggantian baterai itu lantaran penggantian pipa mengharuskan teknisi membuka baterai.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan teknis, kerusakan pada pipa pendingin ( cooling pipe ) menyebabkan kebocoran coolant pada sistem pendingin baterai. Komponen pipa dan konektornya terintegrasi di dalam battery pack dengan tingkat integrasi yang tinggi. Oleh karena itu, penggantian pipa secara individual memerlukan pembukaan battery pack , yang dapat menimbulkan risiko terhadap integritas sistem baterai. Dengan mempertimbangkan hal tersebut, penggantian battery pack assembly direkomendasikan sebagai langkah perbaikan yang tepat sesuai prosedur perbaikan," demikian dijelaskan Jaecoo dalam keterangan resminya.