"Kalau ada kegiatan seperti ini, sebagai ibu saya biasanya harus memikirkan anak juga. Jadi, ketika ada tempat untuk anak bermain, saya bisa mengikuti kegiatan dengan lebih tenang. Saya juga bisa sekalian memeriksakan kesehatan. Buat saya, ini membantu karena kebutuhan saya sebagai ibu dan sebagai pengusaha sama-sama diperhatikan," ujar salah satu nasabah PNM dalam keterangannya, Selasa (27/10/2026).

PNM juga menghadirkan coaching clinic untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan usaha. Melalui pendampingan ini, nasabah memperoleh kesempatan untuk belajar, bertukar pengalaman, serta mengembangkan cara mengelola usaha agar dapat terus bertumbuh.

Di sisi lain, tema 'Budaya Lestari, Usaha Berseri' mengajak nasabah melihat potensi yang ada di sekitar mereka sebagai peluang untuk mengembangkan usaha. Edukasi pengelolaan sampah dan kegiatan penukaran sampah dengan bibit tanaman menjadi bagian dari ajakan untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan melalui langkah sederhana yang dapat diterapkan dalam keseharian.

Kegiatan ini juga menghadirkan pameran produk unggulan nasabah dan Pojok UMKM yang menampilkan produk khas Pontianak. Melalui ruang tersebut, nasabah dapat memperkenalkan hasil usahanya kepada pengunjung sekaligus menunjukkan kekayaan produk lokal yang berpotensi dikembangkan dan dipasarkan lebih luas.

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia, Maman Abdurrahman mengapresiasi semangat para nasabah Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) yang terus menjalankan usaha. Banyak nasabah yang hadir telah menjadi bagian dari program Mekaar selama bertahun-tahun, mencerminkan ketekunan mereka dalam mengembangkan usaha dan menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga.