Serikat pekerja mengatakan kebijakan pembekuan upah tersebut telah mengurangi daya beli pekerja hingga dua digit, sehingga mereka turut menuntut kenaikan upah 6%.
"Kemarahan ini tidak akan hilang. Pemerintah harus meninjau kembali anggaran tersebut," kata Sophie Binet selaku sekretaris jenderal Konfederasi Umum Buruh.
Meski aksi demonstrasi yang dilakukan oleh PNS hanya berlangsung satu hari, banyak siswa dan mahasiswa di Prancis terus turun ke jalan untuk menyuarakan penolakan mereka atas rendahnya rencana anggaran pendidikan pada tahun fiskal mendatang.
Berdasarkan laporan DW, lebih dari 400 sekolah dan perguruan tinggi di seluruh Prancis tutup pada Jumat (2/10) waktu setempat karena protes mahasiswa terkait pendidikan terus berlanjut. Beberapa aksi di antaranya berubah ricuh yang disertai penangkapan hingga mendorong pembakaran.
Sekitar 400 sekolah atau perguruan tinggi yang ditutup rusak di tengah demonstrasi, salah satu yang paling parah dampaknya adalah Lycee (tingkat sekolah menengah atas di Prancis) Mandela di Nantes, yang diperkirakan tutup hingga pertengahan Oktober setelah kebakaran di aula masuk.