NADIKABAR.COM β Kepolisian Daerah (Polda) Banten membuka posko pelayanan di Dermaga 6 Pelabuhan Merak untuk membantu penumpang KMP Batu Mandi yang kehilangan barang berharga atau dokumen akibat kebakaran kapal di perairan Merak, Kota Cilegon, Selasa.
Kepala Bidang Humas Polda Banten Komisaris Besar Polisi Maruli Ahiles Hutapea di Cilegon, Selasa, mengatakan posko tersebut disiapkan untuk membantu penumpang memperoleh surat keterangan kehilangan guna mengurus dokumen lebih lanjut.
βKami dari Polda Banten turut prihatin atas musibah yang dialami para penumpang. Untuk membantu penumpang yang kehilangan barang-barang berharga atau membutuhkan surat keterangan kehilangan, kami sudah menyiapkan posko pelayanan di Dermaga 6,β kata Maruli.
Berdasarkan data manifes, kapal penyeberangan rute BakauheniβMerak tersebut mengangkut 420 penumpang, terdiri atas 393 penumpang di dalam kendaraan dan 27 penumpang pejalan kaki, serta membawa 89 unit kendaraan.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 16.34 WIB, ketika kapal berada sekitar 700 meter sebelum bersandar di Dermaga 6 Pelabuhan Merak. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi oleh tim gabungan, dan PT ASDP Indonesia Ferry mengonfirmasi tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden tersebut.
Penumpang yang mengalami luka-luka telah dibawa ke Puskesmas Merak dan Rumah Sakit Krakatau Medika untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, PT ASDP Indonesia Ferry memfasilitasi bus untuk mengantar penumpang yang selamat ke daerah tujuan, termasuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
"Polda Banten menyiagakan personel di posko pelayanan hingga malam hari untuk memastikan seluruh kebutuhan administrasi penumpang terdampak dapat terlayani dengan baik," katanya.
Terkait kondisi kendaraan di geladak kapal, klaim asuransi, dan penyebab kebakaran, kepolisian masih berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan serta menunggu hasil penyelidikan tim ahli di lapangan.