βSaat itu Jamil melihat sejumlah anggota kepolisian yang diduga sedang melakukan aktivitas pesta minuman keras di dalam kantor,β ucap Mukhtaruddin.
Melihat aktivitas tersebut, Jamil kemudian mengambil foto dan video menggunakan handphone miliknya. Namun, saat itu ia dilihat oleh salah seorang petugas dan langsung memintanya untuk menghapus rekaman video yang telah diambilnya.
βJamil menolak permintaan tersebut. Berdasarkan keterangan Jamil, telepon seluler miliknya diambil secara paksa dan dihapus semua video yang telah ia ambil,β sebutnya.
Muktharuddin juga mengungkapkan jika tak berhenti di penghapusan berita, saat itu jamil juga mengaku mendapatkan tindakan kekerasan fisik.
βBerdasarkan keterangannya, ia dibanting oleh salah seorang anggota kepolisian, akibat kejadian itu, Jamil mengalami luka lecet pada bagian lutut,β tambahnya.